Monday, December 12, 2016

Tips Cara Belanja Online Yang Aman Agar Tidak Tertipu

Semakin maraknya trend masyarakat untuk belanja online, semakin banyak pula orang-orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi tersebut untuk kepentingannya sendiri.

Pada artikel ini saya akan mengupas semua pengalaman yang pernah saya lakukan kepada sobat agar tidak tertipu ketika belanja online. Silahkan disimak sampai selesai agar benar-benar dapat dipahami.

Sesuai dengan namanya, belanja online dilakukan tanpa adanya pertemuan antara penjual dan pembeli. Mungkin hal itu pula yang menyebabkan banyaknya kasus penipuan yang dilakukan melalui modus belanja online.

Baca Juga: Persiapan Wajib Untuk Memulai Bisnis Online

Banyak sekali media yang bisa digunakan untuk belanja online, diantaranya

  • Online Shop, 
  • Media Sosial (Facebook, Twitter, Instagram dll) 
  • MarketPlace (Tokopedia, Bukalapak dll).

Beda media yang digunakan untuk belanja online, maka beda pula tips aman belanja online di dalamnya.

Tips Cara Belanja Online Yang Aman Agar Tidak Tertipu

Tips Cara Aman Belanja Online Di Media Sosial


Media sosial saat ini tidak hanya digunakan untuk chating-an saja, banyak juga orang yang memanfaatkan ramainya media sosial untuk berjualan online.

Yang perlu diperhatikan ketika belanja online di media sosial adalah

Penguasaan Produk Si Penjual Tentang Produk Yang Dijualnya


Penjual yang baik pasti sangat paham dan menguasai betul tentang produk yang dijualnya. Setuju?

Ketika sobat ingin membeli produk yang ditawarkan di media sosial, sebaiknya sobat bertanya secara detail tentang produk tersebut.

Dari jawaban yang diberikan, sobat bisa menentukan apakah penjual tersebut betul-betul menguasai produk yang dijualnya atau tidak.

Baca Juga: Cara Pasang Iklan Di OLX

Jika sobat tidak tahu apa yang harus ditanyakan, sobat bisa searching terlebih dahulu di google tentang produk tersebut. Hal ini juga bertujuan untuk menambah wawasan sobat tentang produk yang akan dibeli agar tidak tertipu.

Setelah itu sobat tanyakan kembali apa saja yang sudah sobat temukan di google ke si penjual produk.

Lihat Profil Dari Si Penjual


Banyak kasus penipuan biasanya dilakukan oleh penjual yang menggunakan akun media sosial palsu.

Perhatikan dengan teliti profil dari si penjual mulai dari identitas, foto, update-an status dan yang tak kalah pentingnya adalah usia akun si penjual.

Kenapa usia akun harus di lihat?

Begini, Ketika sudah mendapatkan keuntungan dari korbannya, biasanya akun palsu akan langsung di hapus dan si pelaku akan membuat akun palsu yang baru untuk melancarkan aksi kejahatan selajutnya.

Karena itulah usia juga salah satu faktor yang penting. Apa lagi mendaftar media sosial itu sangat mudah dan gratis.

Kemudahan dalam mendaftar media sosial ini juga lah yang sering sekali di manfaatkan untuk membuat akun palsu yang digunakan sebagai alat tindak kejahatan.

Jumlah Produk Yang Dijual


Logikanya, ga mungkin sebuah toko hanya menjual satu barang saja. Kecuali penjual tersebut hanya iseng berjualan atau menjual barang bekas miliknya yang sudah tidak terpakai.

Walaupun namanya "Toko Sepatu" dan hanya menjual satu jenis produk yaitu sepatu, tapi tidak akan mungkin sepatu yang dijualnya hanya satu pasang saja, pastilah puluhan, ratusan, bahkan ribuan pasang peatu yang dijualnya. Betul?

Ketika sobat belanja online, jangan lupa tanyakan produk apa lagi yang ia jual selain produk tersebut.

Kalau dia adalah penjual yang benar, pasti dia akan memberi tahukan semua produk yang ia jual. Agar harapannya si pembeli dapat membeli barang lain selain barang yang pertama.


Testimoni Dari Pembeli Yang Sudah Pernah Bertransaksi


Ini adalah hal yang paling penting dari semuanya.

Kenapa?

Testimoni ini biasanya berisi pesan atau tanda bukti dari orang-orang yang sudah pernah bertransaksi dengan si penjual. Dengan adanya bukti nyata dari orang yang sudah bertransaksi dengan si penjual, dapat disimpulkan bahwa si penjual bukalnya penipu.

Namun sobat jangan mudah percaya walaupun si penjual sudah memberikan bukti. Sekarang ini sudah banyak foto ataupun tanda bukti transaksi online lainnya di google. Periksa kembali secara teliti keseluruhan testimoni yang diberikan apakah alsi atau hasil download dari google.

Tips Cara Aman Belanja Di Toko Online


Sekarang kita beranjak membahas cara aman belanja di toko online

Banyak sekali toko online yang bisa kita temuan bertebaran di google, ketika kita hendak mencari barang tertentu, pasti kita akan melihat toko online yang menjual barang tersebut.

Lalu apa bedanya toko online dengan marketplace?

Bisa di ibaratkan Marketplace itu adalah sebuah pasar yang di dalamnya banyak pedagang yang menjual barangnya. Contoh marketplace yang ada di indonesia adalah Tokopedia dan Bukalapak. Keamanan dari marketplace juga sangat tinggi dibandingkan dengan toko online.

Baca Juga: Cara Belanja Di Tokopedia Lewat HP Melalui Pembayaran Indomaret

Sementara toko online adalah sebuah toko yang menjual produk dari satu orang saja. Jadi yang menjual produknya hanya si pemilik toko onlinenya saja.

Jika sudah paham, langsung saja simak tipsnya berikut ini

Perhatikan Domain yang digunakan Oleh Toko Online


Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web. Lebih mudahnya, domain adalah nama atau url dari sebuah blog atau website. Contohnya blablabla.com

Domain ini dibagi menjadi dua, domain yang gratis dan domain yang berbayar. Domain yang gratis biasanya dibelakangnya di ikuti oleh penyedia atau situs pembuat blog tersebut. Contoh domain grratis adalah blabla.blogspot.com (seperti domain blog saya ini yaitu qbeletpamas.blogspot.com), blabla.wordpress.com dan masih banyak lagi.

Sedangkan domain yang berbayar tidak di iktui dengan apapun. Contohnya blabla.com,blabla.net, blabla.org bla.bla.co.id, dan masih banyak lagi.

Apa hubungannya domain dengan toko online yang aman?

Sobat perhatikan apakah toko online yang sobat kunjungi menggunakan domain gratis atau domain berbayar?

Logikanya, jika domain toko online menggunakan yang berbayar, dapat di simpulkan bahwa si pemilik toko online serius dalam berjualan karena sudah berani mengeluarkan modal untuk membuat toko online. Walaupun ini tidak selalu menjamin bahwa toko online tersebut bukan penipu, tetapi hal ini dapat meminimalisir sobat mendapatkan toko online yang tidak jujur.

Kelengkapan Identitas Pemilik Toko Online


Toko online yang baik pasti akan memberikan identitas lengkap untuk membuat pembelinya percaya. Sobat bisa periksa keseluruhan toko tersebut untuk mencari alamat dari toko online tersebut dan kontak yang bisa dihubungi.

Lalu sobat bisa menghubungi nomor yang tertera di toko online tersebut untuk sekedar mengetahui seberapa baik pelayanan yang diberikan dan melontarkan beberapa pertanyaan agar lebih meyakinkan tentang keamanannya.

Periksa Testimoni Yang Ada


Sama halnya seperti belanja online di media sosial, testimoni adalah sesuatu yang sangat penting diperhatikan ketika belanja online dimanapun.

Biasanya toko online akan menyediakan "Menu Tertimoni" untuk lebih meyakinkan pembelinya. Silahkan sobat cari apakah ada menu testimoni atau tidak. Jika tidak ada, sobat bisa memintanya langsung ke penjual dengan cara menghubunginya.

Ada satu hal lagi yang tidak bisa dilewatkan begitu saja ketika hendak belanja online dimanapun, yaitu persaingan harga. Sobat bisa mencari produk yang hendak di beli di tempat atau toko online lain untuk sekedar membandingkan harga.

Selalu ingat, jangan mudah tergiur dengan harga yang murah, dan jangan pula ceroboh dan langsung percaya dengan harga yang mahal. Pahami produk yang akan dibeli, ketahui harga pasar produk yang akan dibeli dan teliti ketika akan membeli.

Kemajuan teknologi tidak hanya berdampak baik pada manusia. Ada saja oknum-oknum yang memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kepentingan peribadinya dan merugikan orang lain.

Selalu waspada dan berhati-hati.

Selamat berbelanja online.

0 comments

Post a Comment